Pengikut

Jumat, 05 Oktober 2012

Satu Minggu yang Aneh di dalam Jual Beli Online

Sesuai judul, bagi saya ini adalah minggu yang aneh di dalam jual beli online dan baru pertama kali saya alami kejadian ini di dalam jual beli online. Lima tahun di dalam jual beli online, saya hanya sekali mengalami kerugian materi, nominalnya pun relatif kecil hanya pulsa untuk satu bulan.
Hal yang aneh bagi saya, yang tidak pernah ketemu dengan seller “ajaib” dan uniknya reaksi sayapun berbeda di tiga kejadian aneh ini. Pertama adalah ketika saya membeli lensa all round untuk amatir demi keperluan workshop nanti. Tanpa membaca dengan jelas threadnya, cuma memperhatikan garansinya masih berlaku atau tidak, sayapun segera melakukan transfer. Kesalahan saya adalah ternyata penutup lensa bagian atas itu bukan merk yang sama dan parahnya penutup kamera itu merk N bukan C. Udah jatuh, diolokin lagi.  Walaupun begitu, apa yang terjadi tidak bisa di ulang. Sayapun menunggu saja barang yang datang, sambil melihat penutup lensa pada beberapa penjual lainnya.

Keesokan harinya, saya mendapatkan BBM tentang paket saya. “Bro, expedisinya tutup” loh, apa expedisi ini cabangnya cuma satu ? saya komplain dan ajaibnya, penjual meminta saya untuk melihat langsung untuk membuktikan tutup tidaknya ekspedisi ini. Pengalaman pertama mendapatkan masalah ini, seller ini pun dengan ajaibnya mengatakan telah melakukan jual beli online 1,5 tahun ? saya yang lima tahun jual beli online saja tidak pernah menyebutkan pengalaman saya, penjual ini malah bangga dengan pelayanannya yang ajaib. Tidak mau berdebat, saya memilih mengalah menunggu barang di kirim senin. Penjual juga lagi sakit matanya, kasihan kalau harus direpotkan lagi. Ternyata, siangnya penjual ini mengirimkan resinya dengan alasan selain berobat, penjual langsung mengirimkan melalui kantor pusat expedisi ini. Syukurlah.

Pelajaran pertama, di sini saya harus teliti pada saat membaca lapak jualan setiap barang yang saya inginkan. Pelajaran kedua, ketika menjadi penjual saya tidak boleh mengatakan untuk “datang sendiri saja bro untuk membuktikan tutup tidaknya ekspedisinya” Normal, penjual akan menjelaskan permasalahan yang terjadi, untuk menenangkan pembeli. 

Kasus kedua terjadi ketika saya ingin membeli penutup lensa bagian atas pada seorang penjual. Saya add BBM kontak melalui PIN yang tertera di lapaknya. Tanpa basa basi, saya langsung menanyakan apa ada Penutu Lensa Merk A ukuran 62mm ? Balasan BBMnya sungguh tidak terduga. Alamat situs jual beli online punya penjual ini, saya yang mengerti agar melihat sendiri di situs online milik penjual ini, menanyakan kembali maksud dari balasan penjual ini dan saya dapatkan penjelasan sederhana tanpa makna. Saya buka situs jual belinya dan ternyata barang yang saya cari tidak ada.

Pelajaran ketiga, ketika penjual melakukan transaksi online berarti posisi dia adalah sebagai, penjual dan customer service jika tidak ingin melayani tanya jawab ? Tidak perlu memajang BBM kontak atau YM kalau menjual hanya membingungkan pembeli.

Selanjutnya keanehan ketiga di dalam satu minggu ini adalah ketika saya langsung menghubungi pusat dari service untuk lensa yang telah saya beli. Email saya sederhana, menanyakan apakah ada kesediaan barang yang saya cari. Lucunya di sini, saya di minta untuk menghubungi salah satu dealer mereka dan dealer mereka ini melakukan hal sebaliknya dengan menghubungi pusat service untuk barang yang saya cari. Kenapa tidak langsung saja. Ya, mungkin harus dealer itu sendiri yang melayani jual beli ini.

Di sini saya melakukan hal yang tidak biasanya saya lakukan, langsung melakukan transaksi dengan nominal yang memang tidak besar, walaupun begitu tetap saja riskan. Biasanya untuk nominal di atas lima ratus ribu, saya menggunakan alternatif pihak ketiga yaitu rekening bersama dan itupun langganan saya dari saya mengenal jual beli online. Alangkah lebih baik jika pada nantinya ada uang elektronik yang dapat digunakan melakukan transaksi se Indonesia dengan badan hukum yang jelas.

Ya, pengalaman satu minggu yang sebenarnya bisa tidak terjadi jika saya memperhatikan lebih teliti lapak jual beli penjual yang pertama dan meskipun demikian saya mendapatkan pengalaman yang berharga di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar